Menu

Kenikmatan seni di udara terbuka – ISA-GUIDE

Kastil Benkhausen: Kompetisi patung dimulai pada 30 Mei

Menantikan kompetisi patung: Sylvia Blaha sebagai salah satu juri (kiri, Merkur Immobilien und Beteiligungs GmbH) dan penyelenggara Angelika Gauselmann.

Kabar baiknya dulu: Kompetisi patung sedang berlangsung! Nilai insidensi yang turun tajam dalam beberapa minggu terakhir ini membuat kampanye budaya akhirnya bisa dilakukan kembali. Acara di Schloss Benkhausen berlangsung dari 30 Mei hingga 13 September dan di waktu Corona mendapat skor di atas segalanya dengan fakta bahwa semuanya berlangsung di luar ruangan. “Itu tentu saja merupakan keuntungan besar dan kami sangat senang akhirnya bisa memberikan pengalaman seni lagi kepada pengunjung,” jelas penyelenggara Angelika Gauselmann. Semua patung disajikan di taman kastil yang luas dan di hutan yang berdekatan. Area pameran terbuka sangat luas sehingga para tamu menyebar dengan baik dan tidak ada yang menghalangi pengalaman seni tanpa beban di udara terbuka. Di bawah motto”Jalan Baru – Seni Bertemu dengan Alam”, sepuluh seniman mempresentasikan karyanya, yang menamakan dirinya”The Dreaming”,”The World is Upside Down” atau”The growth of Civilization”.

“Interaksi seni dan alam tidak hanya sangat menarik, tetapi juga menimbulkan pertanyaan terkini yang harus kita hadapi sebagai masyarakat,” jelas Angelika Gauselmann. “Dan terutama di saat pandemi.” Simbiosis seni dan alam dimaksudkan untuk membuka perspektif baru tentang bagaimana kehidupan yang selaras dengan alam bisa menjadi lebih baik. Karena pembangunan akan berlangsung dari 27 hingga 29 Mei, akan ada kesempatan untuk bertemu langsung dengan para artis pada hari-hari ini. Pembukaan resminya pada Minggu, 30 Mei.

Para pengunjung dapat menantikan para seniman ini: Hans Bulla (Nümbrecht, judul objek”Mengambang – patung yang terbuat dari sekrup), Rainer Ern (Alswede,” Labyrinth – The Coronation of Creation”), Georg Janthur (Wuppertal,” Freundeskreis Benkhausen” ), Robin Kurka (Mechernich,”The Dreaming”), Hella Meyer-Alber (Göttingen,”Schote”), Gerd Müller (Lübbecke,”Dunia terbalik”), Kristian Niemann (Saerbeck,”Growth of Civilization”), Elisabeth Schlanstein (Krefeld,”Mahkota Pemecah Negatif”), Wolfgang Steinberg (Ahlen,”Innocentia”) dan Anke Strube (Wietmarschen,”Dryad”).